Pagi Ini



“No matter how much suffering you went through, you never wanted to let go of those memories.” 





Selamat pagi bunga
Aku menemukan sepenggal kisah kita hari ini
Sepotong bayangan saat mengunyah roti
Sepercik kenangan saat aku menyesap kopi

Selintas penyesalan juga hadir
Bersama mawar yang kini merekah
Tumbuh dan berkembang perlahan
Sejak lenganmu lahirkan hidupnya

Lamunan dan senyuman bersautan
Memori tak lupa menceritakan semua
Samar, terlihat setiap senyum dan canda
Begitupun detik-detik tentang lara

Terlukis sebuah kebahagiaan
Saat diri ini pernah begitu dicintai
Adaku pernah begitu dirindukan

Terlintas sebuah keindahan
Saat sinar matamu kembali hadir
Yang pernah begitu meluluhkan
Yang pernah sangat menguatkan

Tentangmu yang tak pernah lelah
Berikan semangat dan kekuatan
Menjagaku terus bangkit dan berdiri
Berjalan meniti setiap gelombang

Sesalku untuk semua kesalahan
Perhatian yang kuanggap siksaan
Kecemburuan yang kutuduh pengekangan
Pengertian yang tak pernah kuberikan

Maafku untuk segala amarah
Untuk setiap dusta dan khianat
Untuk biarkanmu dalam air mata
Untuk aku yang selalu menyerah dan kalah

Bunga,
Tiada yang miliki aku sebaik kamu
Tiada yang mengenal aku sedalam kamu
Kamu yang tak henti perjuangkan aku
Kamu yang selalu mampu mengerti aku

Kisah pagi ini tentangmu
Sebuah melodi yang terbingkai indah dalam hati
Aku hanya harus mantapkan hati dan berlari lagi
Tertawa seperti biasanya
Bahagia seperti seharusnya
Seperti kamu ....

Entah



“You can close your eyes to the things you do not want to see, but you cannot close your heart to the things you do not want to feel.” 




Kamu tahu?
Betapa aku ingin mengenalmu
Berjalan bersisian menjagamu
Abaikan pandangan iri
Acuhkan rasa cemburu

Betapa aku ingin berjumpa
Ceritakan kisah-kisah lama
Beritahukan yang sebenarnya
Rasa yang begitu jauh terpendam
Rindu yang terlalu sulit diabaikan

Aku pernah coba untuk melupakan
Menganggap semua ini tidaklah nyata
Kamu dan aku tidak pernah ada
Bahwa segala janji kita hanya cerita
Senyuman, renungan hanyalah angan

Aku coba untuk menepikan
Kenangan tentang sebuah perkenalan
Yang membawa kita hampir pada kesatuan
Dimana waktu tak rela untuk berpihak
Ketika kita menyerah pada keadaan

Entah mengapa begitu salah
Segala angan mengenai kamu
Segala keinginan untuk menemuimu
Apalah kuasaku melarang rindu
Atau tentangmu yang menolak untuk kutunggu

Kau bilang akan selalu ada waktu
Akan selalu datang kesempatan
Selama kita memandang bulan yang sama
Ketika dendangkan nada yang sama
Di saat itu akan selalu ada kita
Saling menyapa dalam ketiadaan

Kau kisahkan kita ini nyata
Tak perlu lenganku untuk memeluk
Tak butuh mataku untuk memandang
Engkau tak berhenti untuk percaya
Bahwa cinta tak perlu dijabarkan kata

Tanpa tersadar
Aku mengenal terlampau jauh
Aku mengerti terlalu dalam

Tanpa terasa
Merindu menjadi candu
Menunggu begitu syahdu

Melati,
Suatu hari nanti
Akan ada cinta yang tak takut realita
Akan ada janji tanpa pernah terkhianati
Saat kita bukanlah mimpi

Menunggu Pagi


everyone sees who I appear to be but only a few know the real me. you only see what i choose to show. there's so much behind my smile you just don't know





Terkadang lelah ini datang
Disaat tiada bahu untk bersandar
Dikala sendiri membuka luka
Lepaskan segala hal yang selalu tertutupi

Inilah disaat aku berbicara
Sendiri tanpa pernah berdusta
Tak akan kusimpan rasa marah
Tak akan kusembunyi dari benci

Aku katakan semuanya
Sakitku di kala tertawa
Perihku di kala tersenyum

Aku ceritakan semuanya
Janji yang terkhianati
Mereka yang selalu pergi

Kukira tak akan ada yang mengerti
Tak seorangpun yang akan peduli
Akan tersembunyinya perih di hati
Tentang luka yang tak pernah terobati

Tak akan ada yang mengenal aku
Sejauh hanya kenali ragaku
Tak ada yang tahu kisah sendu
Tak akan ada yang mendengar tangis pilu

Bersama malam menunggu pagi
Ingatkan gelisah yang tak bertepi
Tentang segala cerita yang tertutupi
Aku terbiasa untuk sendiri

Seperti Biasanya



I choose to love you in silence, for in silence i find no rejection

~Anonymous


Aku cukup bahagia 
Melihatmu tenggelam dalam kesibukan
Memandangmu tertawa dan bercanda 
Mengetahui tak ada yang terlewat dan terlupa

Aku bisa tertawa 
Cukup dengan memastikan kau ada
Mendengarmu siulkan nada yang sama
Hadir dan duduk di tempat yang sama

Aku cukup senang 
Sesekali utuk berjalan perlahan
Agar kau mampu mengejar 
Untuk berbincang sedikit sebelum berpisah 

Aku tahu 
Saat kau mengantuk karena kurang tidur
Saat wajahmu sedikit pucat karena lelah 
Saat hatimu kelabu dan terluka

Percayalah,
Aku mengerti hal-hal yang mereka tak mengerti
Aku pahami banyak hal yang tak mereka ketahui
Aku melihat yang tak terlihat
Aku mendegar yang tak terdengar

Terkadang,
Aku ingin mengenggam tanganmu 
Ceritakan semua rasa ini kepadamu 
Bahwa aku ingin miliki senyummu 
Bahwa kamu adalah impianku 

Namun aku berbeda 
Aku bukanlah mereka 
Aku tak pantas ka puja
Aku tak layak kau cinta


Biarlah aku bahagia
Dengan mencintamu dalam diam 
Dengan merindumu dalam sepi 
Cukuplah hadirmu  yang tentramkan hati
Cukup seutas senyum yang tersembunyi

Seperti biasanya ..... 




Bersama Kalian (Lagi)




Tak perlu lagi hal yang sempurna , karena kaulah kesempurnaan 

-Katakukatakita



Pernah menjadi cerita
Sekelompok manusia yang suka tertawa
Mereka yang tak peduli akan duka
Yang benci akan keteraturan

Dahulu pernah ada
Mereka yang sekilas tampak bodoh
Tak kenal takut , Tak tahu basa -basi
Begitu santai hadapi dunia

Begitu sulit pisahkan mereka
Bagai mencabut segenggam rumput
Tanpa pernah merusak akarnya
Mereka berbeda namun satu

Pada akhirnya mereka harus takluk
Kepada malaikat bernama waktu
Dialah yang mencerai-beraikan
Menentukan jalan tempuh masing-masing
Sesuai mimpinya
Sesuai cita-citanya

Kini mereka harus berjuang
Berdiri di kaki mereka sendiri
Bertempur sendiri melawan dunia
Meraih segala kemenangan dan harapan

Tenanglah sahabat,
Semua ini hanya sementara
Tak selamanya akan bersama
Tak selamanya pula akan terpisah

Kita mendaki gunung yang sama
Meski jalan yang ditempuh berbeda-beda
Sebagian melangkah lebih awal
Sebagian lagi sedikit tertinggal

Aku mengerti kita saling merindu
Aku paham kita semua lelah
Bersabarlah pada jalan yang terbentang
Hadapilah semua dengan perlahan

Sampai kita kembali pada waktu
Untuk tersenyum saling menyapa
Untuk kembali pada saat bahagia
Bersama , di puncak yang sama

Bidadari Tanpa Sayap



If you love something, let it go. If it comes back to you, its yours forever. If it doesn’t, then it was never meant to be. 

- Unknown




Kembali engkau datang
Di kala kaki terasa berat
Ketika langkah menjadi tak beraturan
Berjalan begitu saja tak tentu arah

Entahlah sudah keberapa kalinya
Tapi kau selalu ada di saat aku merasa lelah
Ketika dunia seakan memaksaku menyerah
Saat waktu menyuruhku untuk terjatuh

Apakah aku tak sanggup melangkah sendiri?
Sesungguhnya aku tak pernah ingin untuk peduli
Selama kau masih ada dan selalu ada
Selama itu pula aku punya alasan untuk tersenyum

Engkau bidadari tanpa sayap kiriman tuhan
Yang takkan biarkan hati ini tersesat
Dalam gelap yang menutupi setiap jengkal kebaikan
Kaulah pelita yang tunjukkan keselamatan

Tetaplah  ada dikala gundah
Tetaplah bertahan saat terjatuh
Hingga damainya tatap mata terakhir
Genggamlah tangan ini dan jangan pergi lagi

Setengah Hati


If you have to leave 
I wish that you would just leave
Cause your presence still lingers here
And it won't leave me alone

~Evanescence - My Immortal


Separuh perjalanan telah dilalui
Begitu banyak halang dan rintang yang dihadapi
Segalanya terasa makin dalam
Seiring langkah yang semakin jauh

Tak pernah kupedulikan lelah
Tak pernah kuhiraukan bosan
Kudiamkan semua rasa sakit
Kutahan luruhnya air mata

Agar dia tetap berjalan
Tetap setia dengan senyuman
Aku berdiri untuk membela
Aku terinjak untuk menopang

Kebahagiaanmu selalu jadi tujuan
Kesenanganmu selalu jadi impian
Untukmu kan selalu ada waktu
Untukmu kan selalu tersedia cinta

Bagiku kaulah segalanya
Jawaban akan setiap doa
Pendampingku sampai habis masaku
Tempatku untuk abdikan sisa hayatku

Peri kecilku
Maafkan untuk segala harapan
Ampuni segala kenaifan
Aku yang menganggap engkau sama
Aku yang yakin kau bahagia

Bencilah aku yang kecewa
Hukumlah aku yang bersedih
Engkau pergi bukanlah khianat
Engaku berpaling bukanlah dosa

Karena akulah yang bersalah
Aku yang bodoh dan selalu lupa
Meski sayapmu telah patah
Kau takkan pernah berhenti terbang